Category: Pengalaman Hidup


revoMungkin sudah tidak aneh jika kita “googling” mengenai pendapat-pendapat segelintir pemuda “sok jago balap padahal cuman modal ganti knalpot suara cekak doank” akan mengomentari “sangat miring” mengenai produk-produk motor bebek (cub) Honda.

Mungkin dari sekian pemuda itu adalah saya yang dulu. Begitu maniak ngebut dan penggila kecepatan tinggi. Waktu itu memang, Honda Bebek identik dengan sepeda motor, artinya sepeda yang diberi motor. Anggapan miring karena produk-produk Honda terkesan hanya ganti casing, jualan teknologi usang, dan sangat konservatif baik dari fitur dan desain. Hanya cocok buat orang tua kolot, katanya.

Namun tidak bisa dipungkiri, jumlah penjualan yang besar dan harga jual kembali yang tinggi menunjukkan bahwa kinerja AHM (Astra Honda Motor/Produsen Honda di Indonesia), khususnya untuk produk motor bebek benar-benar sangat jenius. Mereka lebih mengerti kebutuhan penggendara motor di Indonesia dibandingkan hanya sekedar memuaskan nafsu kecepatan dan teknologi balap, atau hanya pengen sekedar tampil mBE jeung kuDA (Beda). Baca Selengkapnya

Iklan

photo blogSejak dulu punya HP, gunta-ganti pasti seputaran merek sony ericsson dan nokia, walaupun sempet berkhianat sedikit ke merek siemens, motorola, dan skrg yg flexi malah pake samsung. Dulu aku pernah punya Sony Ericsson K800i, waktu itu memang sudah ada fasilitas untuk kirim foto ke blog (khususnya blogger.com), walau belum terintegrasi menunya…tapi membuatku bertanya-tanya bagaimana cara menggunakan “mobile blogging” ini atau “photo blogging” ini atau buat “photo blog” ini ..pusing banyak istilahnya..

Nah..sekarang lewat Sony Ericsson-ku yang baru G700, menu “Blog This” menjadi semakin mudah diakses. Tinggal jepret fotonya bisa di mana pun kapan pun (bahkan didalem WC sekalipun..hi..hi..hi), pilih menu Option -> Send -> Blog, masuk ke bagian Editing Mini Blog-nya, kasih deskripsi sedikit, kasih judul, langsung pilih Publish…tunggu bentar barang beberapa saat, langsung nanti ada konfirmasi untuk mengunjungi blog yang telah ter-update. Kegiatan ini dilakukan selama jaringan GPRS/3G-nya terkoneksi, hanya terpotong pulsa IM3-ku kurang dari Rp. 100,- (masih mahalan SMS-an antar operator…)…dan foto-fotoku langsung bisa dilihat oleh “DUNIA”…ha..ha

Emang sih, pada saat awal-awal, ada sedikit prosedur tambahan yang harus dilakukan terlebih dahulu. Pada saat kita pilih Publish, dalam beberapa saat kita akan menerima konfirmasi layanan dari Blogger.com, kemudian diikuti dengan diterimanya SMS dari Blogger.com (waw..keren, di header SMS-nya tertulis “Blogger”, baru kali ini dapet sms kayak gitu). Dalam SMS itu berisi konfirmasi bahwa photo blog kita telah ditempatkan di alamat khusus beserta ID dan Password yang telah disediakan secara acak (random) oleh Blogger.com

Setelah mendapatkan SMS..langsung deh menuju TKP…tapi masih ada sedikit tambahan prosedur. Karena sebenarnya aku telah punya blog aktif di blogger.com, maka..aku ingin donk..agar foto-foto itu bisa langsung di-upload ke dalam blogger-ku aja, jangan alamat blog lain yang gak jelas. Nah..didasbor blog tersebut kita bisa memilih fasilitas untuk memindahkan posting2x kita ke alamat blog yang kita inginkan, misalnya dari http://rwe245343w.blogspot.com ke http://120679.blogspot.com

Walau proses pemindahan memakan waktu lama…tapi akhirnya selesai juga, nah terlihat di dasbor di blogku, disitu terlihat jelas tampilan di kiri bawah, bahwa Sony Ericsson G700-ku dikenali Blogger.com, bahkan tipe G700-nya pun langsung dikenal.

Mungkin ini manfaat tambahan sekaligus hiburan yang aku dapatkan dengan memiliki Sony Ericsson yang bekerja sama khusus dengan Blogger.com, namun sayang..andaikan Sony Ericsson mau bekerja sama juga dengan web blog-web blog yang lain, misalnya seperti WordPress.com-ku ini. (riokur12)

Percayakah Anda Tuhan Itu Ada?

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?”
Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan.
Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah
kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika,yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas.
Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”

Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari
berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas
cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya.Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak.Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan.
Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

dikutip dari conectique.com